IDUL ADHA DI SALMAN

14 November 2010 pukul 4:38 pm | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

Seperti tahun-tahun sebelumnya, P3I (Panitia Pelaksana Program Idul Adha) tahun ini juga akan melaksanakan program pelayanan jemaah Masjid Salman. Nah, apa aja sih acara yang akan diadain di Salman pada idul Adha kali ini? Yuk kita simak!
Nah, untuk Idul Adha kali ini, akan ada rangkaian acara 3 hari di salman, yaitu pada tanggal 16, 17, dan 19 November 2010.
Di tanggal 16 ada buka puasa bersama dengan tajil gratisss! Terus juga ada performance dari unit-unit yang ada di salman, ada ceramah menjelang buka puasa, dan yang paling seru, ada doorprizenya juga loh!!
Tanggal 17, tentu aja ada pelaksanaan shalat ied, penyembelihan hewan kurban, dan pendistribusiannya.
Terakhir tanggal 19 ada “Tasyakuran Akbar”, yaitu Festival Kuliner Idul Adha 1431 H, masjid salman menyediakan 1000 porsi hidangan gratis untuk mahasiswa dan umum. Dimeriahkan oleh performance unit-unit salman dan unit kesenian ITB!
Selain itu, kalian juga bisa berpartisipasi dengan berbagai cara, misalnya berqurban, maksudnya menyediakan hewan qurban. Nah, kalau mau berqurban dengan nama unit, himpunan, atau fakultas, semua bisa, tinggal hubungi aja contact person P3I di 08562052481 atas nama Aldi.
So, jangan sampe kelewatan rangkaian acara Idul Adha tahun ini ya! :D

MASIHKAH SURGA DI BAWAH TELAPAK KAKI IBU? (Artikel 3 – Buletin KARIM SALMAN edisi 9 – Laporan kegiatan KARIM SALMAN)

6 Mei 2010 pukul 9:51 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

MASIHKAH SURGA DI BAWAH TELAPAK KAKI IBU?
Artikel 3 – Buletin KARIM SALMAN edisi 9
Laporan kegiatan KARIM SALMAN

Kita tentu sering mendengar kalimat bahwa surga itu di terletak di bawah telapak kaki ibu . Kalimat ini tentu tidak terasa berlebihan mengingat begitu mulia dan beratnya tugas seorang ibu. Mulai dari mengandung dengan beban yang kian hari kian berat,melahirkan dengan mempertaruhkan nyawa, hingga membesarkan buah hati menjadi generasi rabbani. Di sisi lain seorang ibu pun adalah seorang istri yang merupakan partner suami dalam membina rumah tangga yang sakinah.

Namun dewasa ini banyak wanita yang tidak menyadari peran fitrahnya sebagai seorang ibu maupun istri. Kesempatan yang terbuka lebar untuk berkarir dan beraktivitas di luar rumah membuat wanita terkadang menomor-duakan bahkan melupakan perannya sebagai istri dan ibu. Segala pekerjaan rumah diserahkan pada pembantu dan masalah pengurusan anak-anak diserahkan pada baby sitter. Akibatnya rumah tangga menjadi tidak harmonis dan anak-anak pun menjadi terbengkalai hingga terkadang anak-anak tersebut merasa lebih dekat pada pengasuhnya dibandingkan dengan ibunya sendiri.

Lalu dengan keadaaan yang seperti itu, masihkah surga berada di bawah telapak kaki ibu?

Berangkat dari pemikiran inilah pada hari Ahad 25 April 2010, Karim Salman mengadakan talkshow yang bertajuk “Masihkah Surga di Bawah Telapak kaki ibu?”. Talkshow ini ingin mengangkat bagaimana seharusnya wanita berperan sesuai fitrahnya, tentu saja dengan tidak memasung potensi wanita untuk berkarir dan berkarya di luar rumah.

Acara ini menghadirkan tiga orang narasumber yaitu dr. Achadiyani, Ibu Maryati (Pemilik Maryati Spa and Salon), dan Ghaida Tsuraya (Mahasiswi ITB), mereka bertiga adalah wanita yang dianggap mampu menjalankan fitrahnya sebagai istri dan ibu namun tetap barkarir dan berkarya dengan luar biasa di luar rumah. Acara ini dihadir sekitar 80 orang yang berasal dari kalangan mahasiswi,ibu-ibu dari LMS, dll.

Dengan adanya acara ini diharapkan peserta sadar akan fitrahnya sebagai wanita dan juga mampu mengoptimalkan potensinya untuk berkarya di luar rumah.

Jadi bila sekarang terlontarkan lagi pertanyaan,masihkahkah surga di bawah telapak kaki ibu?
Kaum wanita akan dengan lantang dan pasti menjawab, “masih dan akan selalu begitu…”

SEJATINYA WANITA DI BUMI ILAHI (Artikel 2 – Buletin KARIM SALMAN edisi 9 Giani MH – Al Imarat)

6 Mei 2010 pukul 9:46 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

SEJATINYA WANITA DI BUMI ILAHI
Artikel 2 – Buletin KARIM SALMAN edisi 9
Giani MH – Al Imarat

Apakah wanita itu hanya bisa menerima, menganggukan kepala terhadap doktrin2 yang telah masyhur,membicarakan bahwa wanita selalu berdiri dengan hati yang lemah, membanjiri semua warna kehidupannya dengan air mata, melukis hijab-hijabnya dengan semua keterbatasan, tak mampu merangkai bumi ini dengan kemerdekaan atau hurriyah tanpa batas, dan yang lebih parah lagi wanita hanya berperan sebagai pelopor kerusakan bagi kaum laki-laki yang bernafsu. Sehingga deduksi yang kita ambil wanita sebagai kayu pembuka kerusakan bagi dunia yang menjulang tegak, peroboh kekuasaan di bumi atau mungkin wanita hanya sebagai khodimah di rumahnya sendiri, yang hanya bersahabat dengan perkakas rumah, perabotan dapur, dan hanya mendengar tangisan seorang anak 24 jam. Sampai-sampai waktu kita hanya terbatas di lingkungan rumah saja. Apakah kita tak punya hak menjulangkan tenaga dan pikiran kita untuk berdakwah? Menegakan negara ini sebagai daulah islamiyah yang kokoh. Jawabannya tentu TIDAK. Lalu apa sejatinya wanita dalam pandangan islam?

“Wahai manusia,bertakwalah kepada tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam),dan Allah menciptakan pasangannya (Hawa) dari dirinya (Adam)….” (An-nisa:1)

Ibnu katsir menerangkan dalam kitab Al-bidayah wa An-nihayah,bahwa Imam Bukhari dan muslim meriwayatkan dari Zaidah, Maisyarah Al-Asyja’i, Abu Hajim dari Abu Hurairah, Nabi shalallahu wa’alaihi wassalam bersabda, ”Nasehatilah wanita dengan cara yang baik,karena sesungguhnya wanita itu iciptakan dari tulang rusuk, dan sesungguhnya tulang rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas. Jika kamu memperlakukannya dengan keras, kamu akan mematahkannya. Dan jika kamu membiarkannya, ia akan semakin bengkok. Maka nasehatilah itu dengan cara yang baik.”

Islam memberikan figur yang sangat baik untuk wanita. Kita lihat Khadijah binti Khuwailid, misalnya. Khadijah adalah seorang tokoh muslimah yang membumikan kesejatian seorang wanita. Beliau adalah seorang janda yang penuh dengan karya. Selain menjadi wanita cantik, cerdas, shalihah, dari keturunan yang terhormat dan kaya raya pula, beliau juga merupakan pengusaha yang melejit kesuksesannya. Sejatinya, qodrat wanita adalah seseorang yang tetap harus menghormati laki-laki dan memiliki perannya sendiri sebagai pengelola bumi. Dalam dakwah pun wanita berperan, misalnya Khaulah binti Azwar juga ikut berperang untuk menghancurkan kaum musyrikin.

Dari uraian di atas, kita pahami bahwa Islam sangat menghormati dan menjunjung tinggi kaum wanita. Bahkan Allah memberikan sifat latifah (kelembutan) yang dengannya wanita bisa menopang bumi dari kerusakan yang ada di bumi ini.(GMH)

HAKIKAT WANITA: ANTARA GENDER DAN KODRAT (Artikel 1 – Buletin KARIM SALMAN edisi 9)

6 Mei 2010 pukul 9:39 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

HAKIKAT WANITA: ANTARA GENDER DAN KODRAT

Artikel 1 – Buletin KARIM SALMAN edisi 9
Oleh Teh Ratih K.

“Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan bagi anak-anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama. ” (Kepada Prof. Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1902).

Diatas adalah penggalan surat dari R.A Kartini kepada salah satu sahabatnya. Jelas bahwa R.A Kartini hanya menginginkan akses pendidikan lebih mudah bagi kaum perempuan, agar kaum perempuan lebih “mumpuni” dalam melakukan tugas dan menjalani kodratnya. R.A Kartini saat itu menyadari bahwa untuk membangun keluarga hebat, yang mampu mencetak manusia berkualitas tinggi, perlu tenaga pendidik berkualitas tinggi pula. Pendidik manusia pertama kali ketika dilahirkan ke dunia adalah ibu. Ibulah yang pertama kali dilihat sang anak, ketika matanya terbuka.
Jika dicermati kembali, apa yang diperjuangkan Kartini, sangat berbeda dengan isu yang diusung oleh kaum feminis modern. Emansipasi wanita diartikan sebagai persamaan peran gender. Peran gender adalah peran yang timbul dari norma dan tatanan sosial budaya di masyarakat. Peran gender bisa bergeser sesuai dengan perkembangan masyarakat. Jika zaman dahulu perempuan menjadi supir angkutan adalah hal yang tidak lazim, sekarang hal tersebut bukanlah hal yang aneh.
Terdapat perbedaan antara isu gender dan isu kodrat. Apa yang diperjuangkan oleh kartini pada saat itu, lebih mengarah kepada isu kodrat. Kartini menginginkan pendidikan bagi perempuan agar perempuan memiliki kapasitas memadai untuk menjalani kodrat (peran yang diberikan oleh Allah swt.) sebagai wanita. Sebagaimana laki-laki juga memiliki akses yang luas untuk mengenyam pendidikan, yang salah satunya digunakan untuk menjalankan kodrat mereka sebagai laki-laki. Sedangkan kaum feminis, memperjuangkan kesetaraan dalam peran sosial, yang berujung pada kesetaraan profesi dan hak atas sumber-sumber ekonomi. Jika laki-laki bisa menjadi montir, maka perempuan, selama dia punya kapasitas, bisa juga jadi montir.
Perjuangan Kartini bertujuan untuk menjadikan perempuan mitra sejajar laki-laki. bukan berarti menjadi pesaing laki-laki dalam karir. Tapi perempuan, dengan segala kemampuan dan kecerdasannya, mampu mendukung laki-laki memenuhi kodrat sebagai pemimpin, baik dalam keluarga maupun skala yang lebih besar. Laki-laki yang “besar” selalu membutuhkan perempuan yang juga”besar”. Sejarah telah membuktikan, selalu ada perempuan dibalik kesuksesan laki-laki. Khadijah RA. dibalik Nabi Muhammad SAW, Soelami Soejoed dibalik kesuksesan Bob Sadino, Lina Teguh dibalik Mario Teguh, dan masih banyak cerita sukses perempuan lainnya. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadist “Sesungguhnya wanita itu adalah pendamping pria” (HR Ahmad dan Abu Daud). (RK)

HIJAB JIWAMU DENGAN SABAR DAN TAWAKAL

3 April 2010 pukul 7:47 pm | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

HIJAB JIWAMU DENGAN SABAR DAN TAWAKAL

(Artikel Buletin Karim Salman Edisi 7 Tahun 2010)

Saudaraku, kesabaran itu ibarat perisai bagi para pemilik jiwa yang salalu kusut dengan masalah dan bagi para pemilik hati yang selalu basah. Tidak ada seorang hamba yang lebih Allah cintai kecuali terhadap orang-orang yang mampu menyelimuti dirinya dengan baju kesabaran.

Lalu mengapa kita sangat dianjurkan untuk memiliki sifat sabar? karena sifat ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang super, yang tidak memperlihatkan kesabarannya hanya dengan bahasa tubuhnya, tapi juga dengan keikhlasan hatinya. Terkadang orang berpikir sabar itu adalah  diam, menahan kemarahan yang ingin dikeluarkan, menahan emosi yang ingin di demonstrasikan, dan menahan hati ketika keadaan kita di keroyoki dengan bancet-bancet tak bermoral. Padahal makna hakikat sabar itu sendiri adalah “Menahan diri dari keburukan yang di bisikan syetan dalam hati,dan mendhahirkannya dengan ikhlas dan disempurnakan dengan tawakal kepada Allah.

Hakikatnya, seorang mukmin harus berusaha menjadikan dirinya menjadi orang yang sabar sebagai bentuk pengabdiannya kepada Allah. Berusaha dan berusaha dengan suja’ah untuk mencapai kedudukan yang paling indah disisiNya. Bukankah Allah telah memberikan fursoh (kesempatan) untuk menjadikan diri kita sebagai hamba yang paling sempurna (insan kamil), yang ketika matinya, malaikat telah siap membawanya dengan kibaran sayap ke firdaus, maskanu lirrahah (tempat peristirahatan) terindah dan untuk menyempurnakan diri kita ini tiada lain dengan sabar dan tawakal.

Ketika kita dihadapkan pada tantangan kehidupan yang bertebaran di setiap kita melangkah,ketika kita di dicemoohkan oleh orang-orang disekitar kita, sampai hati remukpun tentu tidak akan mempunyai atsar (bekas) di dalam jiwanya kalau kita menghijabnya dengan sabar dan tawakal. Meskipun kita hanya seonggok daging yang dla’if untuk menghadapi tatanan kehidupan. Tapi justru dengan sabar dan tawakal itulah kita diajarkan banyak hal, dan dengan kepahitan itu sendiri dapat menguras dosa dan meningkatkan derajat. Karena Allah berfirman

Bertakwalah kamu maka Allah akan memberikan pengetahuan kepadamu”

Dan dalam ayat lain Allah berfirman

“Wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat. Sungguh Allah beserta orang-orang yang sabar”

Sabar terbagi dalam 2 bagian, yaitu Sabar dalam menghadapi musibah atau cobaan dan  Sabar dalam menghindari maksiat. Ingatlah kawan, Allah telah mengizinkan syaithan untuk mengganggu dan merusak manusia sampai hari kiamat dan tahukan apa syaithan itu? Yaitu yang selalu membisikan sesuatu di dalam dada kita untuk melakukan perbuatan ma’asyi (maksiat). Karena tidak ada kebahagiaan terbesar bagi syaithan selain melihat hamba-hamba Allah menjadi para mujrimin(pendosa) yang akan menemaninya didalam neraka, tempat serendah-rendahnya kita kembali(wallahu a’lam).

SABAR DALAM AL QURAN

3 April 2010 pukul 7:43 pm | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

Artikel Buletin Karim Salman Edisi 7 – SABAR


1. Sabar sebagai penolong bagi orang beriman
Jadikanlah sabar dan shalat itu sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (QS. 2:45)

2. Sabar adalah cara untuk bahagia
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (QS. 2:155)

3. Sabar adalah rezeki dari Allah
Tatkala Jalut dan tentaranya telah tampak oleh mereka, merekapun berdo’a:”Ya Tuhan kami, berikanlah  kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang yang kafir”. (QS. 2:250)

4. Sabar untuk menghindarkan diri dari tipu muslihat
Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertaqwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan. (QS. 3:120)

5. Bekal untuk berjuang di jalan Allah
Dan berapa banyak nabi yang berperang bersama-sama dengan mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertaqwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar. (QS. 3:146)

6.  Urusan atau tindakan yang paling utama
Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertaqwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan. (QS. 3:186)

7. Saluran untuk mendapat ampunan dan pahala yang besar
Kecuali orang-orang yang sabar (terhadap bencana), dan mengerjakan amal-amal shaleh; mereka itu memperoleh ampunan dan pahala yang besar. (QS. 11:11)

Inilah yang tercantum dalam surat cintaNya yang Maha Dasyat. Sungguh sifat sabar adalah suatu sikap yang sangat mulia. Sikap para Nabi dan Rasul. Esensi sabar menurut Abdurrahman bin Zaid bin Aslam dapat dilihat dari dua hal: Pertama, sabar karena Allah atas apa yang disenangi-Nya, meskipun terasa berat bagi jiwa dan raga. Kedua, sabar karena Allah atas apa yang dibenci-Nya, walaupun hal itu bertentangan keinginan hawa nafsu. Siapa yang bersikap seperti ini, maka ia termasuk orang yang sabar yang Insya Allah akan mendapat tempat terhormat.

Sehingga, ketika seorang bertanya “ apakah kesabaran mempunyai batas?” maka jawablah “Jika kesabaran mempunyai batas, maka sungguh itu bukanlah kesabaran. Karena esensi kesabaran adalah ketaatan kepada Allah itu sendiri. Lalu untuk taat kepada Allah, apakah hal itu mempunyai batas?”

NLYC (Tulisan Kang Arif Budianto)

9 Februari 2010 pukul 10:02 pm | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

NLYC

National Leadership Youth Camp 2010 adalah pelatihan kepemimpinan yang bertujuan memberikan wawasan sekaligus bekal dasar tentang kepemimpinan, yang berharap dapat di”unduh” oleh peserta langsung dari para pemimpin negeri ini. NLYC merupakan sarana pembinaan lanjutan bagi kader Salman, dalam menghadapi dunia pasca kampus.

Tema NLYC adalah Peningkatan Daya Saing Bangsa Melalui Peran Pemuda. Peserta berjumlah 103 orang yang berasal dari berbagai universitas, diantaranya ITB, IPB, UI, UNPAD, UNISBA, UPI, UNDIP, UNSOED, Stikes Bandung, Univ. Mulawarman, dsb.

NLYC diadakan di Pesantren Lembaga Kaderisasi Imam dan Da’I serta Villa Prima Bambu di Cisarua, Bogor. Tanggal 14-17 Januari lalu. Pembukaan dilaksanakan di Auditorium Masjid Salman ITB, dibuka oleh Ketua YPM Salman ITB, Dr. Ir. Ahmad Nuruddin, dan diawali dengan pidato kepemimpinan oleh Prof.Akhmaloka, selaku Rektor ITB 2010-2014, yang juga eks.Ketua Lembaga Kaderisasi Salman ITB.

Pembicara lain diantaranya Ir.Adi Sasono, Prof. Ahmad Mansyur Suryanegara, Dr. Adhyaksa Dault, Dr. Ahmad Husin Lubis dari Univ.Al Azhar Indonesia, Elang Gumilang-pengusaha properti pemenang Wirausaha Muda Mandiri, Dr. Tatang Pakar Biodiesel ITB, dsb.

Dalam kegiatan pelatihan ini, selain materi kepemimpinan, para peserta juga diwajibkan membuat sebuah karya sebagai follow up kegiatan NLYC. Karya ini disebut Proposal Karya Untuk Masyarakat (Prokum NLYC). Panitia berharap, dengan adanya karya nyata dari para peserta, kegitana NLYC ini tidak hanya berhenti di medan kata-kata, namun dapat terwujud dalam medan amal nyata, sebagai bentuk sumbangsih para peserta guna meningkatkan daya saing bangsa. Prokum NLYC ditindak lanjuti oleh Anggit Saputra DP., S.T. selaku ketua team materi, dan insyaallah akan diadakan launching Prokum di Gedung Merdeka Bandung. Semoga Allah memudahkan urusan-urusan kita. Amiin.

Salam,

Arif Budianto, S.Si.

8 Februari 2010 pukul 7:32 pm | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI

PROGRAM PEMBINAAN INSAN BERVISI(PPIV)

ASRAMA PUTRA DAN PUTRI SALMAN

PERIODE JANUARI 2010

Assalamu’alaykum Warohmatullohi Wabarokatuh

Kami ucapkan selamat bergabung bagi sahabat – sahabat baru yang telah mengikuti seleksi sampai akhir dan berhasil lolos.  Berikut adalah pengumuman hasil seleksinya

Gelombang I :

Ikhwan

NO NAMA NIM JURUSAN ANGKATAN
1 Andi Mochamad A.I.M. 13108067 T.Mesin 2008
2 I Made Ariya Sanjaya 13507090 Sistem dan Teknologi Informasi 2007
3 Luthfi Ramadani 13507053 Sistem dan Teknologi Informasi 2007
4 Muhammad Habibi 12008058 T.Geologi 2008
5 Rafi Budi Raspati 15008132 T.Sipil 2008

Akhwat

NO NAMA NIM JURUSAN ANGKATAN
1 Arinilhaq 10208026 Fisika 2008
2 Lintang Wahyu Mukti 11608031 Farmasi klinik dan komunitas 2008
3 Yasrina Yuliasari 10108103 Matematika 2008

Gelombang II (khusus Akhwat) :

NO NAMA NIM JURUSAN ANGKATAN
1 Nadia Juli Indriani 10607041 Biologi 2007
2 Dewi Raihanasyah 10607027 Biologi 2007
3 Nisfatin Mahardini 10608005 Biologi 2008
4 Dian Magfirah Hala 10608021 Biologi 2008
5 Widiyarti 23208362 Media Digital dan Teknologi Game 2008
  • Penghuni Asrama baru diwajibkan masuk maksimal hari sabtu tanggal 13 Februari 2010

-  Wajib konfirmasi hari masuk asrama maksimal hari selasa tanggal 9 Februari 2010 pukul 12.00

– Ikhwan : Mukhtar = 085647473994

– Akhwat : Fadylah = 085299441205

  • Penghuni baru yang belum pernah mengikuti SABIT, wajib mengikuti SABIT VII hari Jum’at – Ahad  tanggal 19 – 21 Februari 2010

-  Pendaftaran SABIT melalui SMS ke 08996147765 dengan format : NAMA_JURUSAN_UNIVERSITAS_NO.HP

–  CP ikhwan : Ginanjar è 08996147765

–  CP akhwat : Kristya è 085223566939

  • Menyerahkan transkrip nilai resmi yang terbaru
  • Wajib mengikuti MARTABAK (orientasi asrama) secara full

National Leadership Youth Camp 2010

6 Januari 2010 pukul 10:09 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

Sejarah mencatat bahwa pemuda selalu memainkan peran yang signifikan dalam menciptakan momentum penting dalam transformasi sebuah bangsa. Jika kita berkaca pada sejarah bangsa Indonesia dan bangsa–bangsa lainnya di masa lalu, maka kita akan banyak menemukan bagaimana pemuda di zamannya menjadi ujung tombak sebuah kemenangan. Aspek penting yang mempengaruhi capaian besar yang dilakukan oleh pemuda adalah adanya sebuah keyakinan yang baik dan semangat untuk memperbaiki lingkungan  yang menjadi dasar kemenangan para pemuda disamping kekuatan eksternal yang mereka miliki. Pemuda memiliki potensi yang sangat besar dalam transformasi sebuah bangsa, ketika kapasitas internal dan eksternal mereka baik, maka suatu saat ledakan untuk menciptakan momentum perbaikan secara integral bisa saja terjadi. Kapasitas Internal, terkait pada kapasitas yang mampu mendatangkan sifat–sifat dan kecenderungan positif untuk memperbaiki lingkungan sekitar mereka, sedangkan kapasitas eksternal berkaitan dengan kemampuan lahiriyah mereka yang tampak, seperti aspek kepemimpinan, manajerial, negosiasi dll.

Saat ini Indonesia sedang merindukan kepemimpinan yang mampu membawa Indonesia keluar dari sistem yang mengkhawatirkan. Banyak elemen yang menyadari bahwa pemuda dapat menjadi harapan bagi perbaikan bangsa. Pun dengan YPM Salman ITB melalui Lembaga Kaderisasi Salman ITB menyadari bahwa pemuda menjadi pemegang estafet perjuangan yaitu menjadi pengontrol kebijakan yang ada juga yang nantinya akan berperan besar dalam pengambilan kebijakan di negeri ini. Yang terpenting adalah perjuangan untuk tersebarnya kebaikan dan kemanfaatan bagi masyarakat Indonesia khususnya. Karenanya proses kaderisasi pemuda menjadi bagian yang tak terpisahkan dari lembaga Kaderisasi Salman ITB.

National Leadership Youth Camp menjadi jawaban atas kesadaran diatas, bahwa Salman akan menjadi sarana bagi terlahirnya pemuda–pemuda yang memiliki integritas yang baik dan siap menghadapi tantangan zaman yang semoga menjadi jawaban dan solusi bagi bangsa ini. Program kaderisasi yang muncul dari kebutuhan pemenuhan alur kaderisasi aktifis Salman ini telah menjadi program berskala nasional yang memiliki harapan bahwa para pemuda yang terbina menjadi pemuda yang memiliki peran yang signifikan dalam transformasi bangsa skala nasional. NLYC 2007 telah berhasil dilaksanakan dengan gemilang dan kini di hadapan kita semua NLYC 2010 menjelang dan akankah kita menjadi salah satu aktor utamanya??

Kunjungi http://nationalleadershipyouthcamp.wordpress.com/

DIBUKA! Pendaftaran baru Program Pembinaan Insan Bervisi – Asrama Salman 2010

23 Desember 2009 pukul 4:21 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar

PROGRAM PEMBINAAN INSAN BERVISI (PPIV)

ASRAMA PUTRA DAN PUTRI SALMAN ITB 2010

 

Fasilitas:

Asrama GRATIS, dekat masjid dan kampus

Dapur, Kamar mandi, Sarana Olahraga

Internet 24 jam

Persyaratan:

  1. Mahasiswa/i ITB angkatan 2007 atau 2008, muslim dan belum menikah
  2. IPK > 2,75
  3. Sedang dan/atau akan berkomitmen terus aktif di Salman

Pendaftaran:

25 Desember 2009 – 20 Januari 2010

Kirim CV, esai ke-Salman-an (dua halaman)*, transkrip nilai terbaru, ke mukhtar_us@yahoo.co.id

Konfirmasi ke 085647473994 (format NAMA LENGKAP_NIM_EMAIL_HP)

Hardcopy dibawa saat wawancara

Seleksi (Bagi yang lolos administrasi):

Psikotes                               23 Januari 2010

Wawancara                        24 Januari 2010

Pengumuman akhir        31 Januari 2010

* format CV dan Esai dapat diunduh di karimsalman.wordpress.com

CP:         Mukhtar – 085647473994 (Ikhwan)

                Fadilah – 085299441205 (Akhwat)

Kepengurusan Baru Karim

2 Desember 2009 pukul 10:22 pm | Ditulis dalam ulasan | Tinggalkan komentar
Kaitkata:

Kepengurusan baru KARIM Salman 2009-2010 telah terbentuk. Kepengurusan ini secara resmi dilantik pada tanggal 15 Agustus 2009. Pelantikan yang bertempat di lapangan rumput Masjid Salman ITB ini dihadiri oleh Ketua YPM Salman ITB, Dr. Ahmad Nuruddin,.

KARIM Salman merancang kegiatan yang menjadi amanah sejak Agustus 2009 hingga Juli 2010. Tetapi yang perlu dicermati adalah latar belakang mengapa KARIM Salman ini dibentuk. Sekilas ke belakang,  banyak hal yang mendasari terbentuknya KARIM Salman yang kemudian disepakati untuk dimunculkan. Tetapi ada poin utama yang sangat fundamental, yakni peranan dalam mewujudkan misi Masjid Salman. Misi yang dimaksud adalah misi ketiga yang berbunyi  membangun suatu sistem pembinaan yang mampu menghasilkan intelektual muslim yang berakhlakul Karimah, dan sanggup menghadapi tantangan zaman. Dua peran utama yang diambil dan diemban, yakni kaderisasi dan sinergisasi pada level aktivis. Ini menjadi poin utama yang harus diperhatikan karena adanya kecenderungan yang negatif dan melemah dalam beberapa tahun terakhir. Sorotan yang lebih tajam lagi adalah tidak ada geliat aktivitas untuk Salman dari aktivis yang dirasakan oleh pangurus YPM Salman ITB baik secara individual ataupun komunal.

Perkembangan terbaru terkait simpul-simpul kegiatan aktivis adalah kejelasan mengenai status Unit di Salman. Hal ini sudah sewajarnya untuk dipertanyakan, karena unit-unit, seperti Mata, Karisma, PAS, Pustena, Aksara, dan Saintika merupakan entitas yang sudah ada sejak lama, jauh sebelum KARIM Salman dibentuk. Sementara KARIM Salman sendiri baru saja dibentuk kurang lebih 10 bulan yang lalu.

Dari pertemuan antara wakil-wakil Unit serta KARIM Salman, disepakati pola hubungan antar keduanya. Hasilnya adalah posisi Unit yang menjadi BSO (Badan Semi Otonom) dalam struktur KARIM Salman. Artinya unit-unit masih memiliki otoritas sendiri dalam menentukan kebijakan keorganisasian, seperti AD/ART, GBHK, Pemilihan Ketua Umum, serta penentuan program kerja. Adapun Fungsi koordinasi dan tanggung jawab hanyalah hal-hal yang perlu dikoordinasikan untuk level seluruh aktivis, seperti pelaporan kegiatan, database aktivis, kegiatan pembinaan bersama, agenda bersama KARIM Salman, ataupun agenda masing-masing unit yang dipandang dapat dialokasikan untuk seluruh aktivis. Tanggung jawab disinipun hanyalah bagaimana menjaga kontinuitas pembinaan dengan nilai khas masing-masing unit. Jelasnya, tidak ada intervensi penuh dari KARIM Salman untuk unit-unit. Inilah kesepakatan yang harus kita dukung bersama karena pondasi baru sudah dibangun oleh aktivis Salman dalam usaha merapikan setiap kegiatannya. Semoga Allah menguatkan setiap langkah kita. “Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (Ash-Shaff: 4)

Laporan Muker Karim

2 Desember 2009 pukul 10:20 pm | Ditulis dalam Agenda Karim | Tinggalkan komentar
Kaitkata:

Alhamdulillah, salah satu agenda besar yakni Musyawarah Kerja (MUKER KARIM SALMAN) berhasil digelar dengan baik. Dilaksanakan hari Sabtu tanggal 17 Oktober 2009, Muker berjalan sesuai dengan agenda yang disusun dari pukul 08.00 hingga 11.30 WIB. Syukur kembali terucap karena semua ketua unit ataupun pihak yang mewakili unit dapat hadir dalam Muker. Perwakilan unit yang hadir diantaranya dari Mata, Karisma, UNIK, Saintika, PAS, dan Pustena.

Agenda Musyawarah diawali dengan pembukaan langsung oleh Kepala Divisi Internal, Muhammad Aji. Selanjutnya dirangkai dengan sambutan oleh Ketua Lembaga Kaderisasi (LK) Salman ITB, Dr. Agung Wuyono, menekankan pentingnya ketaatan kepada level yang lebih tinggi tanpa menutup kreativitas gerak dari aktivis juga. Sambutan dilanjutkan oleh Ketua Dewan Syuro KARIM Salman, Muhammad Rully Chaerul Shobar, ST.

Acara kemudian dipandu langsung oleh Ketua Umum KARIM SALMAN, Ahmad Syihan dengan prolog mengenai visi kepengurusan 2009-2010. Bersama Membina Diri, Membangun Sinergi. Itulah slogan sekaligus visi bersama yang diungkapkan ketua sebagai acuan bersama gerakan dalam 1 tahun ke depan.

Agenda pun berlanjut dengan pemaparan program dari tiap divisi, mulai dari Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Internal, Pembinaan Terpusat, dan diakhiri oleh Eksternal. Perjalanan Muker berjalan hidup karena begitu banyak masukan terkait program-program yang telah digagas. Secara internal, program-program yang digagas masing-masing divisi disepakati bersama dengan beberapa penajaman sistem dan teknis. Adapun beberapa masukan yang membangun seperti tawaran kerjasama membangun jaringan maya antar simpul-simpul aktivitas di Salman dari Irfan, Ketua UNIK.

Poin penting dalam muker yang dihelat Oktober kemarin adalah wacana sinergisasi terutama  kebutuhan administratif, agenda pembinaan dan kebersamaan. Memang tidak didapat keputusan final dalam musyawarah ini. Tapi ada langkah maju lainnya, yakni kesepakatan dari semua perwakilan Unit untuk menghidupkan FOKUS (FOrum Komunikasi Unit Salman) yang diprakarsai oleh Divisi Internal. Harapannya hal-hal yang perlu didiskusikan dalam tataran kebijakan menyangkut aktivis keseluruhan dibahas dalam forum tersebut.

Kurban Penuh Warna

2 Desember 2009 pukul 10:19 pm | Ditulis dalam Agenda Karim | Tinggalkan komentar
Kaitkata: ,

Takbiran semalam suntuk, Sholat Idul Adha, penyembelihan hewan kurban, dan berakhir di penerima kurban bukan sekedar tradisi yang harus dilaksanakan tiap tahunnya. Tapi lebih dari semua itu, perayaan Idul Adha merupakan salah satu agenda umat muslim sedunia yang mempunyai nilai historikal sejak Nabi Adam. Nilai yang terkandung dalam ibadah kurban tidak hanya bagi mereka yang berkurban melainkan kurban juga mempunyai makna sosial makna untuk berbagi.

Berawal dari itu semua, tahun ini akan diadakan perayaan Idul Adha yang berbeda dengan tahun sebelumnya, akan terdapat banyak warna dan lebih ramai tentunya. KARIM sebagai badan kordinator aktivis Salman berusaha memfasilitasi itu semua, bekerja sama dengan seluruh elemen yang ada, mulai dari unit, lembaga-lembaga, Gamais, lembaga dakwah kampus, dan masyarakat sekitar. Diharapkan seluruh jamaah Masjid Salman dapat merasakan hikmatnya Idul Adha.

Acara yang akan dilakukan meliputi:

-          Takbiran yang akan dimulai sehari sebelum sholat Idul Adha yang akan diikuti oleh aktivis Salman, unit Salman, Gamais, dan anak-anak SD di perkampungan sekitar Salman. Acaranya meliputi beberapa seminar dan berbagai perlombaan. Dilanjutkan malam harinya akan diadakan takbiran yang diharapakan bisa membuat hidup kampus ITB dengan kumandang takbir.

-          Sholat Idul Adha yang akan dilaksanakan di kampus ITB yang akan penuh sesak diikuti masyarakat kampus. Mulai dari kalangan dosen, karyawan, mahasiswa, dan tak tertinggal warga sekitar. Acara ini merupakan satu-satunya acara sholat berjamaah dalam skala masal yang dilakukan di dalam kampus, jadi diharapkan semua elemen kampus berpartisipasi di dalamnya

-          Penyembelihan hewan kurban yang merupakan hasil kerjasama antara rumah amal, LPD, panitia P3I, dan masyarakat sekitar akan dilakukan di beberapa kampung bangkit binaan rumah amal maupun di lingkungan Salman. Pelaksanaan penyembelihan ini merupakan hewan-hewan kurban yang berhasil dihimpun oleh rumah amal yang kemudian di distribusikan ke penerima daging kurban.

Dengan momentum istimewa ini merupakan upaya untuk lebih meramaikan Masjid Salman, dimana mahasiswa dapat lebih menikmati ibadahnya, masyarakat mendapat manfaat dengan keberadaan salman, dan lebih jauh dari itu diharapakan Salman menjadi bagian dari pembangunan peradaban yang islami.

Kurban dan Kepahlawanan

2 Desember 2009 pukul 10:17 pm | Ditulis dalam ulasan | Tinggalkan komentar
Kaitkata: , ,

Syariat berkurban merupakan warisan ibadah yang paling tua. Karena berkurban mulai diperintahkan saat Nabiyullah Adam ‘alaihis salam tidak menemukan cara yang adil dalam menikahkan anak-anaknya yang kembar. Meskipun sudah diputuskan menikah secara silang. Sampai akhirnya Allah swt mewahyukan agar kedua anak Adam, Habil dan Qabil melaksanakan kurban untuk membuktikan siapa yang diterima. Habil berkurban dengan ternaknya –unta- dan Qabil berkurban dengan tanamannya –gandum-.

Sampai disini Allah swt sebenarnya ingin menguji hamba-hamba-Nya, mana yang dengan suka-rela menerima perintahnya, dan mana yang menentangnya. Habil dengan ikhlas mempersembahkan kurbannya dan karenanya diterima. Sedangkan Qabil karena tidak tulus dalam menjalankan perintah berkurban, tidak diterima, sehingga dengan nekad juga ia membunuh saudaranya, inilah peristiwa pembunuhan pertama dalam sejarah umat manusia.

Dan syariat berkurbanpun dilanjutkan oleh nabi – nabi berikutnya dengan cara yang berbeda – beda.

Hakekat Berkurban

Setelah Allah swt menyebut nikmat-nikmat yang begitu banyak itu, Allah swt mengingatkan hamba-hamba-Nya agar mau melaksanakan perintah-perintah-Nya: perintah shalat lima waktu atau shalat Idul Adha dan berkurban sebagai bukti rasa syukur kepada-Nya.

Bahkan Rasulullah saw memerintahkan berkurban dengan bahasa yang tegas dan lugas bahkan disertai ancaman. Ancaman untuk tidak dekat-dekat dengan tempat shalat atau dengan istilah lain tidak diakui menjadi umat Muhammad.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ وَجَدَ سَعَةً فَلَمْ يُضَحِّ فَلَا يَقْرَبَنَّ مُصَلَّانَا

“Dari Abu Hurairah ra., nabi Muhammad saw bersabda, “Barang siapa yang mempunyai kemampuan tetapi ia tidak berkurban, maka janganlah ia menghampiri (mendekati) tempat shalat kami”. (Hadits Riwayat Ahmad dan Ibnu Majah). Lanjutkan Membaca Kurban dan Kepahlawanan…

Visi dan Misi Karim Salman

12 April 2009 pukul 1:15 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar
Kaitkata: , , , ,

Visi Karim Salman:

Menjadi wadah sinergisasi perjuangan aktivis Salman dalam membina generasi pembangun peradaban Islami

Misi Karim Salman:

• Mewujudkan keseimbangan antara pembinaan jiwa, ruh, akal, dan emosi

• Mewujudkan sinergisasi program-program pembinaan aktivis Salman dalam hal sinkronisasi penjadwalan dan pendanaan

• Melakukan kontrol kualitas pembinaan aktivis

• Mewujudkan sistem informasi yang efektif

• Mewujudkan koordinasi dan kerjasama dengan institusi-institusi di luar Karim Salman

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Tulisan dan komentar feeds.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.